Merasakan Nikmatnya Memaafkan

Dulu di tahun 2013, rasanya sakit banget setelah ada yang mengatakan bahwa fisik saya tidak pantas untuk dinikahi. Rasanya sulit sekali memaafkan orang yang berkata begitu. Sampai tahun 2018-2019, rasanya masih sakit sekali… Namun akhirnya sekarang relieve banget.. Alhamdulillah

Namun proses yang panjang dan menyakitkan itu, ternyata berbuah manis. Saya (mudah-mudahan) jadi lebih kebal terhadap celaan dan usiran orang. Sudah kebal dighibahin, sudah kebal difitnah, sudah kebal dipermalukan di depan umum, sudah kebal diusir baik secara halus maupun kasar.

Saat ini, mental jadi jauuuh lebih mudah memaafkan. Jika suatu waktu dicela dan diusir, maka beberapa jam kemudian sudah bisa relieve banget, apalagi setelah menulis.

Dulu, susah sekali rasanya berbuat baik ke orang yang jahat. Orang yang pernah mencela kita di depan umum dan orang yang pernah ngomongin kita di belakang. Orang yang kata-katanya menyayat-nyayat hati. Hati dipenuhi dendam kesumat sama mereka bertahun-tahun.

Namun sekarang, hati jadi lebih mudah memaafkan dan berbuat baik. Lebih mengerti orang lain, lebih mengerti sifat perempuan…..

Rasanya, kemampuan ini tidak bisa diperoleh dengan mengandalkan kemampuan diri. Setelah mendapat pengalaman 5 tahun yang penuh dendam, saya pikir saya memang pendendam hehe. Namun sekarang, sepertinya Allah mudahkan hati ini untuk mengingat akhirat, Allah mudahkan hati ini untuk mengingat kematian. Sehingga ngga mudah lagi terjebak dalam perasaan dongkol pada orang lain. Toh akhirnya saya dan mereka akan mati juga…. Maka, lebih baik saya berpikir, apa fokus dan tujuan hidup saya? Salah satu target hidup adalah untuk mempersiapkan hidup setelah kematian. Jadi, untuk apa sibuk memikirkan ucapan dan perbuatan orang lain??

Rasanya baru sekarang saya hidup lebih mudah memaafkan, rasanya plong banget…. Terima kasih ya Allah……

Eh ralat. Sebenarnya kadang trauma dan rasa sakit itu muncul lagi. Tapi, sepertinya ada healing tools yang bisa dipakai untuk menyembuhkan diri sendiri sehingga tidak terjebak rasa sakit.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published.